Operator

di Postingan kemarin saya janji akan menjelaskan tentang operator relasional. Sebenarnya di dalam bahasa C tidak hanya operator relatsional saja. Tapi banyak juga terdapat operator – operator lainnya. Tapi untuk postingan sekarang ini saya hanya akan menjelaskan secara sepintas (soalnya banyak..Males klo harus detil.hihihi).

Operator Assignment

Operator ini berfungsi untuk memasukan sebuah nilai kedalam sebuah variabel. Perhatikan contoh dibawah ini.

a = 1;

memasukan nilai 1 ke variabel a.

Gampangkan tidak jauh seperti pascal lah. bedanya kalau dipascal harus ada tanda “:” (titik dua) sebelum “=” (sama dengan). Untuk lebih jelasnya saya akan cantumkan perbandingan antara operation relasional di pascal dan di C.

a = 1; */memasukan sebuah nilai pada sebuah variabel di bahasa C/*

a := 1; {memasukan sebuah nilai pada sebuah variabel di bahasa pascal}

Operator Unary

Operator ini hanya melibatkan satu operand. Jika dalam bahasa assembly ini seperti inc (increment) dan dec (decrement). Lihat contoh dibawah ini.

i = 10;

i++;

syntax diatas berarti nilai dalam variabel i ditambahkan 1. Jadi pada akhirnya i = 11;

sama halnya dengan decremetn kita tinggal menuliskan seperti dibawah ini.

i = 10;

i–;

maka i akan bernilai 9.

Operator logika

Hahai..untuk operator logika ini pasti kawan – kawan ku sekalian sudah pada biasa mendengarnya. Ya..maklum lah di peras terus semester kemarin dengan Rangkaian Digital – Gerbang Logika..hihihi..Untuk operator logika terdapat 3 operator yaitu AND, NOT dan OR.

AND —-> &&

OR   —–> ||

NOT —–> !

Contoh penulisan dalam program.

if ((a>0)&&(b=a)){

statement;

}

program di atas berarti jika nilai dari variabel a lebih dari nol dan nilai dari a sama dengan nilai di dalam variabel b, maka lakukan statement.

sama halnya dengan penempatan OR. kita tinggal menambahkan “||”. Dan pada operator NOT pun sama. coba perhatikan syntax dibawah.

if ((a>0)!=(b=a)){

statement;

}

program diatas berarti jika kondisi pertama tidak sama dengan kondisi kedua maka lakukan statement atau bisa juga.

if (a != 0){

statement;

}

program diatas berarti jika nilai dalam variabel a tidak sama dengan nol maka lakukan statement.

Operator Relasional

Operator

Jenis Operasi
Contoh syntax
== Sama dengan (8 = 7) = false
> Lebih besar (8 > 9) = false
< Lebih kecil (8 < 9) = true
>= Lebih besar sama dengan (8 >= 7) = true
<= Lebih kecil sama dengan (7 <= 7) = true
! Tidak sama dengan (8 != 7) = true

dan masih ada lagi di antaranya dari operator – operator dalam bahasa C..Untuk itu cari referensi lagi ya..yang lebih lengkap..biar ilmunya jadi banyak dan bermanfaat..amin.. 36_6_6

Sumber : I Made Joni &amp; Budi Raharjo, Pemrograman C dan Implementasinya Edisi Kedua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s